Malang - Lapas Kelas I Malang kembali melaksanakan kegiatan panen kangkung yang berada di area sekitar blok hunian pada Selasa (12/05). Pada panen kali ini, sebanyak 90 kilogram kangkung berhasil dipanen dari pemanfaatan lahan tidur yang selama ini dioptimalkan sebagai sarana pembinaan kemandirian warga binaan. Kegiatan pertanian tersebut melibatkan 7 warga binaan yang secara aktif menjalani program kerja di bidang pertanian. Panen kangkung sendiri menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan di lingkungan Lapas Kelas I Malang. Selain menjadi sarana pembinaan, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata pemanfaatan area terbatas menjadi lahan produktif yang memberikan manfaat langsung bagi kebutuhan internal lapas.
Hasil panen kangkung yang diperoleh selanjutnya disetorkan kepada dapur Lapas Kelas I Malang untuk diolah menjadi menu sayur bagi warga binaan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus pemenuhan kebutuhan konsumsi sehari-hari di dalam lapas. Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja dan keterampilan di bidang pertanian, namun juga memahami pentingnya produktivitas dan tanggung jawab dalam bekerja. Setelah kegiatan panen selesai dilaksanakan, jajaran bidang kegiatan kerja juga memberikan premi kepada warga binaan pekerja pertanian sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan hasil kerja mereka. Pemberian premi tersebut diharapkan mampu meningkatkan motivasi warga binaan untuk terus aktif mengikuti program pembinaan kemandirian secara disiplin dan berkelanjutan.
Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Malang, Asmuri, menyampaikan bahwa konsistensi pelaksanaan kegiatan pertanian menjadi bagian penting dalam membangun pembinaan yang produktif dan berdampak nyata. Beliau menjelaskan bahwa program pertanian yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pembentukan karakter kerja bagi warga binaan. “Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Lapas Kelas I Malang dalam menghadirkan pembinaan kemandirian yang produktif sekaligus mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar beliau. Beliau juga menambahkan bahwa optimalisasi lahan tidur akan terus dikembangkan agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi pembinaan warga binaan. Dengan pelaksanaan kegiatan rutin seperti ini, Lapas Kelas I Malang terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat, berkelanjutan, dan mendukung produktivitas warga binaan di dalam lapas.
Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak#Kemenimipas#SetahunBerdampak#ImipasSetahunBergerakBerdampak#sorryguebeda#ayoberubah@christo.toar
Malang - Lapas Kelas I Malang kembali melaksanakan kegiatan panen kangkung yang berada di area sekitar blok hunian pada Selas...
SelengkapnyaMalang – Kehadiran SATOPSPATNAL (Satuan Operasional Kepatuhan Internal) di Lapas Kelas I Malang menjadi bagian penting dalam...
Selengkapnya
Malang – Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar kembali menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antar bida...
SelengkapnyaMalang – Ketua Pengawas INKOPASINDO, Y. Ambeg Paramarta melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Primkopasindo di L...
SelengkapnyaMalang - Menutup rangkaian panjang kegiatan “Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan”, Kepala Lemb...
Selengkapnya
Tetap Terhubung dengan Kami di Media Sosial dan Dapatkan Informasi Terbaru Setiap Hari