Malang – Kehadiran SATOPSPATNAL (Satuan Operasional Kepatuhan Internal) di Lapas Kelas I Malang menjadi bagian penting dalam penguatan disiplin serta pembangunan sumber daya manusia petugas Pemasyarakatan(11/05). Pengawasan dilakukan secara langsung sejak awal pelaksanaan tugas, dimulai dari pelaksanaan apel pegawai hingga kontrol terhadap prosedur pengamanan di lingkungan lapas. Dalam kegiatan tersebut, SATOPSPATNAL turut mengawasi jalannya penggeledahan badan yang dilakukan petugas P2U sebagai bentuk penerapan standar operasional prosedur keamanan. Kegiatan pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pelaksanaan tugas berjalan tertib, profesional, dan sesuai aturan yang berlaku. Pengawasan melekat yang dilakukan secara rutin dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam membentuk budaya kerja yang disiplin dan berintegritas di lingkungan Pemasyarakatan.
Tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, SATOPSPATNAL juga melakukan pengecekan terhadap ketertiban penggunaan loker petugas serta memonitor pelaksanaan pelayanan dan tugas fungsi petugas di lapangan. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan seluruh area kerja tetap tertata, aman, serta bebas dari potensi pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. Selain itu, monitoring pelayanan dilakukan untuk melihat langsung kesiapan dan profesionalisme petugas dalam menjalankan tugas sehari-hari. Melalui pengawasan tersebut, SATOPSPATNAL mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih tertib, transparan, dan bertanggung jawab. Kehadiran pengawasan internal ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen zero halinar dan reformasi birokrasi Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan SATOPSPATNAL memiliki peran strategis dalam pembangunan kualitas SDM petugas. Menurut beliau, pengawasan internal bukan semata mencari kesalahan, melainkan memastikan seluruh jajaran mampu bekerja sesuai SOP dan menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas. “Pengawasan yang dilakukan SATOPSPATNAL bukan untuk mencari kesalahan petugas, melainkan memastikan seluruh pelaksanaan tugas berjalan sesuai SOP, profesional, dan berintegritas. Dari hal kecil seperti kedisiplinan hingga pelayanan, semuanya menjadi bagian penting dalam pembangunan SDM Pemasyarakatan,” tegas beliau. Dengan adanya pengawasan yang konsisten dan berkelanjutan, diharapkan seluruh jajaran petugas semakin siap membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan mampu mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan secara optimal.
Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak#Kemenimipas#SetahunBerdampak#ImipasSetahunBergerakBerdampak#sorryguebeda#ayoberubah
Malang - Lapas Kelas I Malang kembali melaksanakan kegiatan panen kangkung yang berada di area sekitar blok hunian pada Selas...
SelengkapnyaMalang – Kehadiran SATOPSPATNAL (Satuan Operasional Kepatuhan Internal) di Lapas Kelas I Malang menjadi bagian penting dalam...
Selengkapnya
Malang – Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar kembali menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antar bida...
SelengkapnyaMalang – Ketua Pengawas INKOPASINDO, Y. Ambeg Paramarta melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Primkopasindo di L...
SelengkapnyaMalang - Menutup rangkaian panjang kegiatan “Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan”, Kepala Lemb...
Selengkapnya
Tetap Terhubung dengan Kami di Media Sosial dan Dapatkan Informasi Terbaru Setiap Hari