Malang - Masih dalam rangkaian kegiatan Apel dan Ikrar Bersama “Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan”, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang juga menggelar sosialisasi bahaya narkoba bagi warga binaan siang ini(08/05). Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Lapas Kelas I Malang tersebut menghadirkan Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Kota Malang, Lupi Chandrasetya, sebagai narasumber utama. Sosialisasi turut didampingi langsung oleh Kalapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar beserta jajaran aparat penegak hukum yang hadir dalam kegiatan ikrar bersama. Materi disampaikan secara interaktif di hadapan warga binaan dengan pendekatan edukatif dan komunikatif. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemasyarakatan.
Dalam pemaparannya, Lupi Chandrasetya menjelaskan bahwa pemulihan dari ketergantungan narkoba merupakan proses panjang yang membutuhkan dukungan kuat dari keluarga sebagai sistem pendukung utama. Beliau memaparkan bahwa kekambuhan atau relapse tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui tahapan kekambuhan emosi, mental, hingga fisik yang dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Selain itu, warga binaan juga diberikan pemahaman mengenai cara menghadapi craving atau sugesti untuk kembali menggunakan narkoba melalui berbagai strategi positif seperti pengalihan kegiatan, self-talk, relaksasi, hingga komunikasi asertif. “Keluarga memiliki peran penting dalam membangun benteng pemulihan. Dukungan emosional, komunikasi yang sehat, dan lingkungan yang positif menjadi faktor utama agar seseorang mampu bertahan dalam proses pemulihan,” jelas beliau di hadapan peserta sosialisasi. Suasana kegiatan berlangsung aktif dengan adanya diskusi dan interaksi langsung antara narasumber dengan warga binaan.
Kalapas Malang Christo Victor Nixon Toar menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi bentuk nyata sinergi antara Lapas Malang dengan BNN Kota Malang dalam mendukung program pemberantasan narkoba sekaligus pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Beliau menegaskan bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, namun juga membangun kesadaran serta kesiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat dengan kehidupan yang lebih baik. Kegiatan edukasi seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan pemahaman warga binaan tentang pentingnya menjauhi narkoba serta menjaga proses pemulihan secara berkelanjutan. Dengan dukungan seluruh pihak, Lapas Malang terus berkomitmen menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, bersih, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika. Melalui kegiatan ini, semangat perubahan dan pemulihan terus dibangun demi mewujudkan Pemasyarakatan yang lebih humanis dan berintegritas.
Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak
#Kemenimipas#SetahunBerdampak
#imipassetahunbergerakberdampak#sorryguebeda#ayoberubah
@christo.toar
Malang - Lapas Kelas I Malang kembali melaksanakan kegiatan panen kangkung yang berada di area sekitar blok hunian pada Selas...
SelengkapnyaMalang – Kehadiran SATOPSPATNAL (Satuan Operasional Kepatuhan Internal) di Lapas Kelas I Malang menjadi bagian penting dalam...
Selengkapnya
Malang – Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar kembali menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antar bida...
SelengkapnyaMalang – Ketua Pengawas INKOPASINDO, Y. Ambeg Paramarta melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Primkopasindo di L...
SelengkapnyaMalang - Menutup rangkaian panjang kegiatan “Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan”, Kepala Lemb...
Selengkapnya
Tetap Terhubung dengan Kami di Media Sosial dan Dapatkan Informasi Terbaru Setiap Hari