MALANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang bekerja sama dengan Tim Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Malang dan bermitra dengan Stop TB Partnership Indonesia melaksanakan Tracing dan Skrining Tuberkulosis (TBC) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG), Senin (12/10). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 14.30 WIB di Klinik Lapas Malang ini menyasar 177 warga binaan dan 23 petugas. Rangkaian pemeriksaan meliputi registrasi, skrining gejala, pemeriksaan CKG, mobile X-Ray, pembacaan hasil dan konseling oleh dokter, serta pemeriksaan laboratorium sebagai tindak lanjut sesuai kebutuhan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan pelacakan penyakit untuk mengidentifikasi keluhan maupun potensi TBC agar dapat segera ditangani secara tepat.
Kegiatan dipimpin oleh Meifta Eti Winindar, selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Malang, serta dipantau langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, didampingi Kepala Bidang Pembinaan, Agung Sulistyo, dan Kepala Seksi Perawatan. Meifta menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah percepatan pelacakan TBC sekaligus memberikan pelayanan kesehatan gratis, khususnya bagi warga binaan. Berbeda dengan kegiatan VCT mobile yang selama ini rutin dilaksanakan, pemeriksaan kali ini dilengkapi dengan mobile X-Ray untuk mempercepat skrining TBC. “Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Tracing TBC dalam Program Hasil Terbaik Cepat yang digalakkan Presiden, sekaligus memastikan warga binaan memperoleh akses pemeriksaan kesehatan secara lebih menyeluruh,” ungkap Meifta.
Kepala Bidang Pembinaan Lapas Malang, Agung Sulistyo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kota Malang yang selama ini sigap berkolaborasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk warga binaan. Menurutnya, sinergi lintas instansi menjadi bagian penting dalam memastikan pemenuhan hak kesehatan warga binaan melalui deteksi dini, pemeriksaan, dan tindak lanjut medis sesuai kebutuhan. “Kami berterima kasih atas dukungan Dinas Kesehatan Kota Malang yang terus bersinergi dengan Lapas Malang. Kegiatan ini juga menjadi wujud dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam peningkatan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat,” ujarnya. Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, Lapas Malang berkomitmen memperkuat upaya pencegahan penyakit menular serta mewujudkan pelayanan kesehatan yang humanis, profesional, dan berkesinambungan bagi warga binaan.
Bersama Kemenimipas! Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak! #ImipasSetahunBergerakBerdampak #inirumahkita #LSIMApastimelayani #ayoberubah #sorryguebeda
Keluarga Besar Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang mengucapkan
selamat dan sukses atas pelantikan Bapak Maulana Bungaran, S.H.,...
SelengkapnyaMALANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang melaksanakan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) sebagai bagian d...
SelengkapnyaMALANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang mempercepat tahapan seleksi calon peserta Program Rehabilitasi dan Re-edukasi Nasional pada...
SelengkapnyaMALANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang turut menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum y...
SelengkapnyaMALANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang bekerja sama dengan Tim Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Malang dan bermitra dengan Stop TB Pa...
SelengkapnyaMALANG – Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) L’SIMA Ngajum kembali mengoptimalkan lahan produktif melalui penanaman kopi robusta dan kedelai, Sabtu...
Selengkapnya
Tetap Terhubung dengan Kami di Media Sosial dan Dapatkan Informasi Terbaru Setiap Hari